Saat Bepergian dengan Kereta, Lebih Baik Memesan Kursi Ekonomi atau Eksekutif?


Sumber: nuttanart

Saat ini, kereta merupakan salah satu transportasi yang paling populer setelah pesawat low-cost. Berbeda dengan pesawat yang cenderung berkumpul di satu tempat yang sama, kereta cenderung memiliki mobilitas dan fleksibilitas yang tinggi untuk mengakomodasi kebutuhan wisatawan akan transportasi.

Di beberapa belahan dunia saat ini, kereta bukan hanya dilihat sebagai alat transportasi untuk sampai ke suatu tujuan (villa yang disewa lewat sewa-villa.com, misalnya),  namun wisatawan juga melihat ke bagian-bagian kereta yang lebih spesifik. Misalnya, secara umum, kereta saat ini dibagi menjadi 2 jenis kursi, yakni kursi ekonomi dan kursi eksekutif.

Yang mengejutkan, meskipun beda harga keduanya cukup besar, keduanya diisi oleh penumpang wisatawan dengan jumlah seimbang. Jadi, antara kursi ekonomi atau kursi eksekutif, mana yang paling baik untuk Anda? Simak ulasannya berikut ini:

Kursi Ekonomi


Sumber: zheng2088

Image kursi ekonomi yang lebih kotor dibandingkan kursi eksekutif, serta harga yang lebih murah, cenderung membuat orang memandang sebelah mata kursi ekonomi. Padahal kenyataannya tidak begitu juga, karena kursi ekonomi pun memiliki berbagai kelebihan dibandingkan kursi eksekutif.

Pertama, dengan ukuran kursi yang kecil, seseorang yang berbadan kurus hingga sedang dapat menghemat harga tiket kereta api menuju tempat wisata idaman mereka. Selain itu, fasilitas di sekitar kursi yang sederhana bila dibandingkan dengan fasilitas sekitar kursi eksekutif juga cocok untuk para wisatawan dengan gaya hidup low-maintenance atau tidak terlalu banyak ngarep.

Kelebihan lain yang perlu kita catat dari kursi ekonomi adalah berkesempatan untuk memperoleh banyak teman atau jaringan. Ingat, bagaimanapun juga, jumlah kursi ekonomi selalu lebih banyak dibandingkan dengan kursi eksekutif. Selain itu, suasana pertemanan akan lebih akrab dibandingkan dengan kursi eksekutif yang lebih “tertutup”, sehingga para wisatawan yang berjiwa sosial akan lebih baik memilih kursi ekonomi saat berwisata dengan kereta api.

Kursi Eksekutif


Sumber: Simon Pielow

Kursi kereta api eksekutif identik dengan kursi yang lebar, namun sebenarnya, penekanan kursi eksekutif sendiri bukan serta-merta pada kelebaran ataupun luasnya. Lewat pengamatan saya di berbagai negara, kursi eksekutif adalah kursi yang menjanjikan pengalaman privat.

Karena itu, kursi eksekutif didesain sedemikian rupa untuk kenyamanan individu wisatawan. Tidak percaya? Lihat saja contohnya meja lipat super-besar lengkap dengan peralatan makannya pada kursi eksekutif di foto poin ini.

Tidak cukup sampai di sana, di beberapa bagian negara, kursi eksekutif pun dapat diputar. Cara memutarnya kurang lebih sama seperti memutar kursi atau meja kerja atau belajar, di mana kita menarik tuas atau menekan tombol yang berdekatan. Dengannya, kita dapat leluasa menikmati pemandangan yang indah sambil menikmati hidangan luar biasa yang tidak didapatkan wisatawan berkursi “biasa”.

Sungguh menakjubkan, bukan? Tentunya, semuanya itu tidak dapat diperoleh dengan mudah. Salah satu halangan untuk mendapatkan kenyamanan dan fasilitas ekstra dari kursi eksekutif adalah biaya, di mana terkadang biaya kursi eksekutif dapat lebih mahal dibandingkan kursi ekonomi. Selain itu, jangan harap dapat melihat yang “bening-bening”, karena dijamin, hanya orang berbadan besar yang dapat mengisi kursi yang serba “waow” ini.

***

Singkat cerita, kebanyakan orang memandang kursi ekonomi sebagai kursi “murah” yang susah bersaing dengan kursi eksekutif. Kendati demikian, bukan berarti kursi ekonomi tidak memiliki keunggulan sama sekali dibandingkan dengan kursi eksekutif, demikian juga dengan kursi eksekutif yang memiliki keunggulan yang berbeda dibandingkan dengan kursi ekonomi.

Pada akhirnya, semua itu kembali pada diri kita: Kursi mana yang kita pilih, kursi ekonomi atau kursi eksekutif?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *